Thursday, 20 April 2017

Cinta melumpuhkan logika

Selamat malam gabuters daripada gak jelas mending baca tulisan inii.. walaupun setelahnya membuat kamu semakin gak jelas tapi setidaknya tulisan ini dapat menghibur kalian..
Yaapsss hari ini saya gabuts.. menanti yang gak jelass...
Daripada gak ngapa2in mending saya nulis aja...  tema kali ini berat karna tentang jatuh cinta..
Dari judulnya aja sudah membuat kalian eneg untuk membaca

Silahkan kalian pilih mau baca dg rasa atau logika..
Jika logika mungkin kalian akan bilang "halah alay!!" Ramutu...
Stop... stop... coba kamu ingat saat terakhir pacaran apa yang kamu rasakan saat patah hati??
Nyetel lagu-lagu galau sambil nangis sesenggukan dipojok kamar??
Jangan munafik teman...
I know it

Berbicara cinta mungkin akan sulit dipahami oleh orang2 yg sedang tidak merasakanya.

Jatuh cinta itu bisa mengubah kita tanpa kita sadari
Saat kita suka dengan seseorang kita cenderung akan  merubah diri kita menjadi tipe yang ia inginkan
Bahkan kita bisa dengan senang hati melakukan hal-hal yang dulunya kita benci.

Cinta bisa pelan2 mengubah kita menjadi pribadi yang berbeda.

Jatuh cinta itu tak peduli dengan dunia. Orang yang sedang jatuh cinta tak akan peduli dengan kata orang. Orang mau bilang pasangan itu alay, orang mau bilang pasangan itu norak, orang mau bilang pasangan itu haram, mereka tak akan peduli. Karena mereka hanya peduli dengan satu hal: bahagia. Iya, selama mereka bahagia berdua, mereka tak akan terpengaruh dengan ucapan dunia. Itulah kenapa, kadang orang yang sedang jatuh cinta cenderung menjauhi/dijauhi teman-temannya. Karena mereka mendadak jadi keras kepala kepada teman-temannya, namun lunak hati kepada pasangannya.

Orang yang sedang jatuh cinta itu setiap hari isi otaknya hanya si dia..
3jam gak dapat kabar saja moodnya berubah. Karena menurut orang yang sedang jatuh cinta, nggak ada orang lain di dunia yang bisa menghilangkan kesepian di hatinya, kecuali orang yang dia cinta.
Dia akan dengan bangga mengumumkan kepada teman2nya, siapa orang yang dia cinta, walaupun belum tentu orang itu jatuh cinta juga kepadanya.

Jatuh cinta itu menghapus kecerdasan.
Misal dia mau beli atau membutuhkan sesuatu, diperjalanan mereka memilih rute yang panjang agar melewati dekat rumah nya dengan berharap tak sengaja ia bisa bertemu dg dia.. padahal di tempat yang lebih dekat barang yang dibutuhkan itu ada..

Akan banyak hal bodoh yang dia
lakukan tanpa kesengajaan.
Dia yang dulunya preman jadi gak kajen karna dengan perempuan, hati milik pemberontak itu akan menjadi mawar layu.
Hal itu karna tekanan diri.. agar selalu terlihat baik dimata dia....
Misal hati ingin bilang jancuk tapi  karna takut dinilai buruk oleh dia, kita menahan mengucapkan kata itu..

Teman saya itu orangnya pintar saat sekolah dulu selalu dapat rangking... tapi saat dia punya pacar saya melihat status / pm yang ia buat.. tulisanya itu tidak menunjukan kalau dia anak pintar... malah seperti anak kecil yang lagi ngeja nyusun kalimat.

Temanku basuki dulu juga gitu tapi sekarang sudah nggak kayaknya..
Saat ia sedang patah hati... segala pembelaan terhadap diri sendiri dilakukan, setiap 2 menit ia selalu membuat status facebook.. isinya antara lain membuat kata2 mutiara sindiran... kalau gak ya mengumumkan kalau dirinya lagi bahagia padahal enggak.. semua yang dilakukan itu hanya untuk menutupi sakit hatinya..
Hingga kelakuan bodoh pun ia lakukan tanpa disadari..

Tapi itulah cinta.. Kalo belum bisa membuat kita kehilangan isi otak, artinya kita belum jatuh cinta dengan telak.

Orang yang sedang jatuh cinta itu bisa melakukan pengorbanan yang tak wajar...
Mereka rela menunda pulang kampung saat kuliahnya hanya agar bisa bertemu bareng denganya... walaupun kenyataanya ia gak bisa bertemu...

Tapi, kalo ada temen kamu yang mengalami ciri-ciri di atas, tolong dimaklumi, jangan dijauhi. Orang jatuh cinta itu nggak menular, mereka butuh bimbingan, agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.

No comments:

Post a Comment