Tuesday, 28 February 2017

Berfikir jernih

Asssallamuallaikum warahmatullahita'allahwabarohkatuh

aku adalah mahasiswa semester 6 di universitas negeri yogyakarta
jurusan olahraga.
apakah aku bangga?? tidakk...
kenapa???
karna yang pertama merasa salah jurusan.. dan yang kedua kehidupan saya saat kuliah itu tidak seperti kehidupan anak kampus yang biasa kalian lihat di acara sinetron2 tipi itu.

semester awal
semester awal aku numpang tidur dirumah saudara yang ada diyogyakata.
karna Kampus dengan rumahku di Gunungkidul berjarak jauh memakan waktu sekitar 1,5 jam dan gak mungkin lajon...
mikirnya seh untuk ngringanin beban orang tua. dan tanpa berfikir panjang aku iyain aja
memang hal itu bisa meringankan beban orangtua... tapi siapa juga yang bisa nyaman makan,minum,mandi,tidur nebeng dengan saudara walaupun makan lauknya daging tapi tetap aja rasanya seperti tempe ..  dan itu aku lakukan setiap hari selama 2 semester.
hal ini membuatku berfikir meminta izin kepada orangtua untuk bisa nge kos sendiri walaupun uang saku harus dikurangi.
awalnya orangtua menolak permintaanku tapi setelah aku jelaskan panjang mereka mengiyakan permintaanku tapi dg syarat mencari kos dengan harga yang paling murah.
setelah semester 2 berakhir aku pun menemukan kos dengan harga 225ribu perbulan dan langsung aku tempati karna selain harga murah tapi fasilitas lumayan memadahi, sudah ada bantal, kasur, lemari dan kosnya bebas los vegas.

semester pertengahan
setelah beberapa bulan aku menjalani kehidupan dikos.
saya berinisiatif memperbaiki ekonomiku dg bekerja part time sambil kuliah.
Kuliah dipagi hari dan lanjut bekerja dimalam hari membuat kondisi badanku remuk..
Rasanya sampai mau matii..
Tapi semua tetap aku jalani karna walaupun masih minta uang sama orangtua setidaknya aku bisa membeli perlengkapan kuliah seperti baju dan celana dg hasil jerih payah sendiri..
Tapi diakhir semester ternyata nilai raportku hancurr...
Dan aku memutuskan berhenti bekerja dan hanya fokus ke kuliah saja...

Uang Saku
Setelah tidak bekerja saya hanya mengandalkan uang saku dari orangtua..
Waktu itu aku dijatah uang saku sebesar 150ribu perminggu..
Dan aku harus pintar2 memanage uang sakuku untuk bisa bertahan hidup selama 5hari dijogja..
Karna 150 ribu itu kadang masih kepotong dg kebutuhan pokok seperti beli buku, ngisi galon dan kadang juga mengerjakan tugas diwarnet.
Sejak saat itu saya jadi anak vegetarian, jarang memakan makanan yang berbau amis-amis, alasanya bukan karna nutrisi atau apa.. tapi karna harga daging 10xlipat lebih mahal dari harga tempe..
Selain itu saya juga bukan perokok.. alasanya bukan karna kesehatan... kalau saya ngrokok bisa jadi saya harus puasa setiap hari..
Karna kalau dikalkulasikan, uang 150ribu itu masih kepotong dengan uang bensin untuk pulkam.. sebesar 20 ribu
Itu berarti saya hanya mendapat jatah 130ribu selama 5hari
Berarti uang sakuku selama 1 hari cuma sekitar 25ribu..
Misal kalau uang segitu aku belikan rokok sebesar 15ribu.. habislah sayaa...
Itupun kadang saya masih bisa menyisakan sedikit untuk ditabung..
Namun disini saya sebagai seorang yang minimalis dapat banyak pelajaran
Terlebih saat saya kehilangan handphone yang menjadi salahsatu hiburanku dikos..
Diambil oleh tangan2 tak bertanggung jawab.
Dan selama 3bulan lebih aku tidak memakai smartphone.
Aku dipinjami hp oleh saudara... samsung champ yang cuma bisa buat sms dan telpon..
Kata teman2ku sih mirip tamagochi..
Namun hp itu tak berarti lagi..
Nyatanya dalam era modernisasi ini komunikasi utama lewat bbm.
Saat itu aku benar2 hidup dalam keterasingan
Ketinggalan info kampus.. dan tidak bisa komunikasi dengan teman2
Aku gak mungkin minta hp langsung diturutin sama ortu... bukanya pelit tapi memang keadaan keluargaku serba pas2an
Apakah aku sedih?? Tidak!!
Pelajaran itu aku dapatkan saat mau balik ke jogja tapi keluargaku  sama sekali gak ada uang untuk memberiku uang saku... akuu ingat waktu itu bapaku rela menjual kambing hanya untuk memberiku uang saku
Perasaan sedih menyelubungi... pertamakali aku menitihkan airmata didepan bapak saat menerima uang saku yang sebenarnya bisa digunakan untuk keperluan lain... tapi bapak memberikanya untuku..
Saat itu bapak mendekat didepanku menampar pelan pipiku lalu berbisik
~lelaki cengeng tidak akan dimanjakan dunia

Kata kata itulah yang selalu akuu ingat..
Setelahnya akuu berani berbenturan dengan apapun persoalan hidupp..
Dari manusia yang semula selalu mengeluh, Kini bisa menjadi manusia yang lebih bersyukur.

Aku memang bukan siapa2, langkahku belum juga bisa dikatakan sukses.. tapi saya cuma pengen kasih tau kalian, anak-anak kos yang lg merintis kuliah , ataupun juga anak-anak kerja yang lagi berusaha keras mencari nafkah untuk membanggakan orangtua
Jangan sampai kita dipermainkan oleh aturan dunia, yang nantinya hanya akan membuat kita selalu mengeluh....
jika kamu sering mengeluh atas persoalan hidupmu.. mungkin kamu kurang bergaul dg ahli sejarawan, bahwa jika dibandingkan kisah hidupmu hanya sekecil buih dilautan
Nihh aku ceritain betapa ngenesnya saya saat kuliah...
Yang dimaksut ngeness disini menurut sudut pandang..
Kalau aku sih gak ngerasa ngeness.. tapi kalian yang baca tulisan ini mungkin akan merasa iba.. kecuali yang baca lebih ngeness dari aku..
setelah baca tulisan ini kalian yang merasa lebih beruntung dari saya tapi panggaweanya  masih mengeluhh.. berarti kalian kurang bersyukur bgt..

1. Laptop
Salahsatu hiburanku dikos hanyalah kipas angin..
Itu aja kadang saya gunakan untuk coolpad laptop saya yang mati saat kepanasan.
Kegiatan saya saat dikos ya hanya menulis..
Karna spek laptop level kembang tebu yang saya miliki hanya bisa buat buka ms office dan mozila aja
laptop ini memiliki prosesor sebesar 1,75ghz, RAM 1Gb, OS windows XP
spek tingkat butiran debu ini hanya bisa digunakan untuk membuka MS Office, dan internet saja.
Batrenya hanya bisa bertahan 1jam.. lebih awet batrai nokia poliponik milik bapaku. Aku pun sering melepas batrainya dan hanya mengandalkan kabel cas yang terhubung langsung dengan stop kontak aliran listrik.
Lebih pasnya laptop ini mirip pc pertama ibm 5100 yang dicari john titor untuk misinya.

Dulu saking pengenya main PES dilaptop... saya maksain download game nya di speedy telkom..
Setelah  5giga selesai didownload file nya gak bisa dibuka...
Ya jelas lahh... RAM laptopnya hanya 1 giga, ibarat gajah dimasukan kulkas yang keliatan jelas tidak mungkinya
Setelah saya fikir2 sesuatu yang maksain itu gak baik...
Ya kalau mau main PS pergi aja ke rental PS, bukan dilaptop.
Fungsi utama laptop untuk mahasiswa itu kan untuk mengerjakan tugas, mengerjakan skripsi dll..
Selama laptop itu sehat dan bisa digunakan untuk membuka ms office, pekerjaan kuliahmu bakalan kelar kokk

2. Sepatu Converse
"Sesuatu yang maksa itu gak baik"
Terutama orang yang menggunakan barang KW untuk mengikuti trend.. maksaa bangett...
Mending kalian beli barang ori walaupun bukan merk terkenal... tapi pas dipakai dan gak ngepaksain
Syukur2 kamu bisa beli product local.
Aku punya 1 barang legend lagi..
sepatu converse classic yang aku beli saat aku kelas 3 SMA. di salahsatu mall di jogjakarta
labelnya sih made in indonesia tapi karna aku belinya sudah agak lama harganya bisa dikatakan lebih murah. harganya hanya sekitar 200 ribu
bisa dibandingkan sekarang harganya sudah mencapai 500k lebih...
sepatu itu sudah lebih dari tiga tahun aku pakai dan sekarang masih ada dan masih saya pakai

3. sepeda motor Smash SR 2004

sepeda motor yang biasa digunakan penjual cilok atau mungkin penjual ikan keliling untuk berjualan.. 
barang paling legend yang saya miliki ini sudah aku pakai saat kelas 1 SMA, dan sekarang masih saya pakai disemester 6 ini.  sudah hampir 6tahunan dan semoga masih sehat wal'afiat sampai wisuda bisa menemani.
Bahkan  sampai nanti punya istri yang mau diboncengin pakai smash.. sampai bisa beli mercy walaupun nanti akan terpaksa balik smash lagi.
namun perlukah saya iri dengan teman yang memiliki sepeda motor bagus2, motorsport yang ber Cc tinggi.. tidak... kawan...
kebutuhanku hanya untuk alat transportasi kuliah..
Semisal moto sport itu ber Cc 250 dengan harga 45juta gak mungkin juga akan digunakan untuk kecepatan full.. mentok paling 100KmH itu saja paling sudah merem-merem..
Kalau saya Mending pakai superkap apa smash yang harganya  ndak sampai lima juta, dan kalau jatuh mungkin gak akan mati juga :D
Sisanya yang 40juta bisa  digunakan untuk keperluan yang lain..
Namun kadang pemikiran seperti itu jarang dilakukan karna kamu meletakan kebahagianmu kepada oranglain maka kamu akan dimakan dengan apa itu GENGSI

bung karno pernah mengatakan bebek selalu bergerombol, tapi elang terbang sendirian namun kayaknya kata2 itu tidak cukup untuk menyadarkan kita, karna dari kecil kita selalu  memakai baju yang seragam, didik dengan kurikulum yang seragam, dan pastinya akan menghasilkan generasi yang seragam pula..
Sehingga jika kalian berbeda dari yang lain akan dianggap aneh, dan itu membuatmu mengeluhh,
kenapa saya sendiri yang begini??
Itu dulu sering aku alami
Tapi aku punya argumen yang jelas kenapa saya pantas untuk bahagia.. karna saya letakan kehormatanku didalam diriku sendiri sehingga kalau ada teman punya sesuatu yang lebih mewah aku tidak akan terpengaruh.
Karna itu memang hak mereka..
Sedangkan kita punya hak yang sama yaitu mensyukuri apa yang kita miliki
segala urusan hidup jika dibuat seperti drama korea takkan ada henti2nya kita mengeluh...
~ misal Nggak punya hp bagus padahal  orang lain disekitar semua hapenya bagus2, trus sedihnya gak ketulungan... mengeluh.. nangis2 dipojok kamar..
Padahal kalau kita mau berfikir jernih fungsi utama hp itu untuk komunikasi kan?? Selama hp itu masih bisa digunakan untuk komunikasi kenapa harus mengeluh.

Itulah mungkin tentang gambaran kenapa kita harus berani hidup dalam keterasingan, berani hidup berbeda dari yang lain.

Wassalamm....